JAKARTA, tagline.id — Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperkuat upaya pencegahan kanker serviks melalui dukungan terhadap Program Sejuta Vaksin HPV bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan keluarganya.
Tahap awal program tersebut digelar di Aula Ali Sadikin, Balai Kota Jakarta, Selasa (18/8), dengan diikuti 275 peserta. Pelaksanaan vaksinasi akan dilanjutkan secara bertahap untuk menjangkau lebih banyak ASN dan anggota keluarganya.
Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta sekaligus Ketua KORPRI DKI Jakarta, Uus Kuswanto, bersama Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI, Zudan Arif Fakrulloh, meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi.
Uus menegaskan, Pemprov DKI siap mendukung perluasan vaksinasi HPV sebagai bagian dari perlindungan kesehatan ASN dan keluarga. Program tersebut merupakan kerja sama KORPRI dengan Kementerian Kesehatan dalam mendukung pencegahan kanker serviks.
“Vaksin HPV ini bisa dilaksanakan dan diikuti oleh seluruh jajaran ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, termasuk juga keluarganya,” kata Uus.
Menurutnya, keterlibatan tenaga medis menjadi bagian penting dalam memastikan program berjalan dengan baik. Uus pun menyampaikan apresiasi kepada KORPRI Pusat dan seluruh tenaga kesehatan Pemprov DKI yang terlibat dalam pelaksanaan vaksinasi.
“Terima kasih kepada seluruh tenaga medis yang sudah ikut menyukseskan pelaksanaan vaksin pada kesempatan baik ini,” ujarnya.
Dukungan serupa disampaikan Zudan. Ia mengapresiasi langkah Pemprov DKI yang ikut memperkuat Program Sejuta Vaksin HPV, terutama karena program tersebut menyasar perlindungan kesehatan ASN dan keluarganya.
“Hari ini saya sungguh merasa bahagia bisa bersama-sama Pak Sekda, Bu Kepala BKD, dan rekan-rekan semuanya untuk bersama-sama kita melaksanakan vaksin pencegahan kanker serviks,” ujar Zudan.
Program Sejuta Vaksin HPV merupakan kolaborasi KORPRI seluruh Indonesia dengan Kementerian Kesehatan dan sejumlah pihak terkait. Sasaran utamanya adalah memperluas akses vaksinasi sebagai salah satu langkah pencegahan kanker serviks.
Zudan menargetkan program tersebut terus bergerak ke berbagai daerah hingga mencapai satu juta ASN beserta keluarganya. Menurutnya, pencegahan menjadi langkah penting karena kanker serviks dapat ditekan risikonya melalui upaya kesehatan yang tepat, termasuk vaksinasi HPV.
“Program dari KORPRI merupakan kerja sama KORPRI seluruh Indonesia dengan Kementerian Kesehatan. Ini akan terus kami lanjutkan ke seluruh Indonesia sehingga tercapai target satu juta ASN beserta seluruh keluarganya,” pungkasnya.
Langkah Pemprov DKI tersebut sekaligus menempatkan perlindungan kesehatan ASN dan keluarga sebagai bagian dari penguatan program kesehatan preventif. Vaksinasi akan dilaksanakan secara bertahap dengan dukungan KORPRI dan tenaga kesehatan.












