NEW YORK, tagline.id — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memaparkan pertumbuhan ekonomi Jakarta sebesar 5,52 persen pada triwulan II 2026 sekaligus menawarkan 37 proyek pengembangan kota dengan potensi investasi US$7 miliar dalam U20 Mayoral Plenary di New York, Amerika Serikat.
Dalam forum yang berlangsung di Civic Hall, Pramono menyebut Jakarta mampu menjaga pertumbuhan ekonomi di tengah tantangan global. Ia juga menyampaikan inflasi Jakarta berada di level 2,5 persen.
“Di tengah dunia yang menghadapi berbagai tantangan ekonomi, Jakarta tetap mencatatkan pertumbuhan ekonomi yang kuat,” kata Pramono.
Ia menambahkan, stabilitas ekonomi tersebut turut mendorong masuknya investasi sebesar US$10,5 miliar ke Jakarta selama enam bulan.
Pramono memanfaatkan forum U20 untuk membuka peluang investasi sekaligus memperkuat kerja sama dengan para pemimpin kota dan mitra internasional.
Jakarta, kata dia, menawarkan 37 proyek pengembangan kota dengan potensi nilai investasi mencapai US$7 miliar.
“Kami mengundang para mitra kota, dunia usaha, dan mitra global untuk tidak hanya berinvestasi di Jakarta, tetapi juga bersama-sama membangun masa depan kota kita,” ujarnya.
Dalam sidang pleno tersebut, para wali kota dan gubernur dari berbagai negara juga menyimak pidato pembuka Wali Kota New York Zohran Kwame Mamdani selaku tuan rumah.
Zohran mengapresiasi kehadiran para pemimpin kota dan menyampaikan tiga tema utama Urban 20 (U20) 2026, yakni perumahan terjangkau dan tunawisma; aksi iklim, keberlanjutan, dan ketahanan kota; serta perlindungan komunitas imigran dan mobilitas manusia.
U20 Mayoral Summit berlangsung pada 19–21 September 2026 di New York. Forum ini diharapkan menghasilkan dokumen kesepakatan dan rekomendasi kebijakan bersama untuk mendukung pembangunan kota berkelanjutan.












