JAKARTA, tagline.id — Kekayaan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid bertambah sekitar Rp887,57 juta dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) 2025.
Dalam laporan yang disampaikan pada 26 Maret 2026, Nusron mencatat total kekayaan bersih Rp22.762.598.724 atau sekitar Rp22,76 miliar. Jumlah tersebut lebih tinggi dibandingkan LHKPN 2024 yang mencapai Rp21.875.025.024.
Nusron mulai menjabat Menteri ATR/Kepala BPN setelah dilantik pada 21 Oktober 2024. Hingga September 2026, masa jabatannya telah mendekati dua tahun.
Komponen terbesar dalam LHKPN Nusron berasal dari tanah dan bangunan. Total nilai aset tersebut mencapai Rp16.944.912.556.
Jumlah aset tanah dan/atau bangunan yang dilaporkan juga bertambah dari sebelumnya 16 bidang menjadi 23 aset. Seluruhnya tersebar di sejumlah wilayah, yakni Kabupaten Kudus, Kota Depok, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Tangerang Selatan.
Salah satu aset bernilai besar berada di Jakarta Selatan, berupa tanah seluas 931 meter persegi dengan bangunan 500 meter persegi. Nilai yang dilaporkan mencapai Rp6,7 miliar.
Aset lainnya di Jakarta Selatan memiliki luas tanah 297 meter persegi dan bangunan 253 meter persegi dengan nilai Rp2,2 miliar.
Berbeda dengan aset properti, jumlah kendaraan yang dilaporkan Nusron mengalami penurunan.
Pada LHKPN 2024, tercatat lima kendaraan dengan nilai sekitar Rp2,77 miliar. Dalam laporan 2025, jumlahnya menjadi empat unit dengan total nilai Rp1.776.377.000.
Empat kendaraan tersebut meliputi Honda HR-V RU1 1.5 E CVT tahun 2015 senilai Rp150 juta, Toyota Innova 2019 Rp350 juta, Kijang Toyota/Minibus 2023 Rp546,377 juta, dan Toyota HiAce 28MT Minibus 2024 senilai Rp730 juta.
Kewajiban Nusron juga tercatat mengalami penurunan. Jika sebelumnya mencapai sekitar Rp2,4 miliar, utang dalam LHKPN terbaru tercatat Rp1,1 miliar.
Selain properti dan kendaraan, Nusron melaporkan harta bergerak lainnya senilai Rp397,61 juta, surat berharga Rp650,8 juta, serta kas dan setara kas Rp4,09 miliar.
Setelah memperhitungkan seluruh aset dan kewajiban, total kekayaan bersih Nusron dalam LHKPN 2025 tercatat Rp22,76 miliar.
Catatan Redaksi: Nilai dalam LHKPN merupakan harta yang dilaporkan penyelenggara negara pada periode pelaporan dan tidak secara otomatis mencerminkan harga pasar atau penilaian independen atas aset.












