Berita

Basuki Hadimuljono, Menteri yang Tetap Pakai SMS dan Rela Rumahnya Tergusur

tagline online
×

Basuki Hadimuljono, Menteri yang Tetap Pakai SMS dan Rela Rumahnya Tergusur

Sebarkan artikel ini
Basuki Hadimuljono di IKN. (Foto: Ist)

JAKARTA, tagline.id – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi komunikasi, Basuki Hadimuljono dikenal sebagai sosok pejabat yang tetap mempertahankan gaya hidup sederhana. Saat menjabat Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), ia disebut menjadi satu-satunya menteri di Kabinet Indonesia Maju yang tidak menggunakan aplikasi pesan instan WhatsApp.

Fakta tersebut pernah diungkapkan Menteri Keuangan saat itu, Sri Mulyani Indrawati, dalam sebuah acara di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada 18 Oktober 2019.

Menurut Sri Mulyani, komunikasi antarkementerian umumnya dilakukan melalui WhatsApp. Namun, Basuki tetap memilih menggunakan layanan pesan singkat (SMS).

“Dia satu-satunya menteri yang enggak pakai WA. Jadi masih SMS, kalau yang lain WA,” ujar Sri Mulyani, yang saat itu disambut tawa para menteri.

Kesederhanaan Basuki juga tercermin ketika rumah pribadinya di Bekasi, Jawa Barat, terdampak proyek pembangunan Jalan Tol Bekasi–Cawang–Kampung Melayu (Becakayu).

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD, pernah mengungkapkan bahwa rumah Basuki ikut tergusur demi mendukung pembangunan proyek strategis nasional tersebut. Proses pembebasan lahannya pun dilakukan sesuai prosedur yang berlaku bagi seluruh warga.

Sekretaris Perusahaan Waskita Toll Road, Alex Siwu, menegaskan bahwa penilaian dan pemberian ganti rugi terhadap rumah Basuki dilakukan melalui mekanisme yang sama dengan masyarakat lainnya.

“Tentunya sesuai dengan penilaian yang wajar,” kata Alex.

Basuki bahkan mengaku saat itu belum menerima pembayaran ganti rugi atas rumahnya yang terdampak proyek pembangunan jalan tol tersebut.

Di luar aktivitas pemerintahan, Basuki juga dikenal berpenampilan sederhana. Gaya berpakaian yang apa adanya dan tidak berlebihan menjadi ciri khas yang melekat selama bertahun-tahun memimpin berbagai proyek pembangunan infrastruktur nasional.

Meski dikenal hidup bersahaja, kiprah Basuki di bidang pembangunan memperoleh pengakuan luas, baik di tingkat nasional maupun internasional. Berbagai penghargaan diraihnya sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dalam pembangunan infrastruktur dan pengabdian kepada negara.

Sejumlah penghargaan yang pernah diterima antara lain Pegawai Teladan Departemen Pekerjaan Umum (1995), Satyalancana Karya Satya X, XX, dan XXX, Satyalancana Pembangunan, Satyalancana Wira Karya, Satyalancana Kebaktian Sosial, Bintang Bhayangkara Utama (2017), Distinguished Honorary Fellow dari Federasi Organisasi Teknik ASEAN, International Lifetime Contribution Award dari Japan Society of Civil Engineers, serta Bintang Mahaputera Adipradana pada 2019.

Rekam jejak tersebut memperlihatkan bahwa di balik sederet penghargaan dan tanggung jawab besar dalam pembangunan nasional, Basuki Hadimuljono tetap dikenal sebagai pejabat yang mengedepankan kesederhanaan dalam kehidupan sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *