JAKARTA | tagline.id – Ketua Umum Gibran Nusantara, Andi Azwan, menilai aksi demonstrasi yang menolak kehadiran Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) saat berkunjung ke Lampung bukan berasal dari aspirasi murni masyarakat setempat. Menurutnya, aksi tersebut diduga dikendalikan oleh pihak-pihak dari JAKARTA yang memiliki kepentingan politik.
“Itu hanya remah-remah roti saja. Sesuatu yang dikendalikan dari JAKARTA,” kata Andi Azwan saat memberikan keterangan kepada awak media.
Andi menegaskan, kunjungan Jokowi ke Lampung dilakukan untuk memenuhi undangan tokoh masyarakat dan berbagai elemen warga setempat. Ia menyebut antusiasme masyarakat dalam menyambut kedatangan Jokowi sangat tinggi.
“Beliau datang karena memenuhi undangan tokoh-tokoh masyarakat Lampung. Antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Ini menunjukkan Pak Jokowi masih menjadi magnet politik dan masih mendapat simpati dari masyarakat,” ujarnya.
Terkait aksi demonstrasi yang menyinggung polemik dugaan ijazah palsu Jokowi, Andi menilai isu tersebut terus digulirkan oleh pihak-pihak yang memiliki kepentingan politik tertentu.
Ia memastikan Jokowi akan memenuhi panggilan pengadilan sebagai pelapor dalam perkara dugaan pencemaran nama baik terkait tuduhan ijazah palsu.
“Pak Jokowi akan hadir apabila memang dipanggil oleh pengadilan. Beliau sebagai pelapor tentu menghormati proses hukum yang sedang berjalan,” katanya.
Andi juga mengklaim dokumen ijazah Jokowi telah berada dalam proses pembuktian hukum dan akan ditunjukkan sesuai mekanisme persidangan.
Menurutnya, langkah tersebut diharapkan dapat mengakhiri polemik mengenai keaslian ijazah Jokowi setelah adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.
Selain menanggapi isu tersebut, Andi membantah anggapan bahwa rangkaian kunjungan Jokowi ke sejumlah daerah merupakan bagian dari kampanye politik untuk putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka, menjelang kontestasi politik mendatang.
Ia menegaskan hingga saat ini pihaknya tetap berkomitmen mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka hingga dua periode.
“Kami tetap konsisten mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran. Jangan sampai ada upaya memecah belah ataupun membangun polarisasi di tengah masyarakat,” tegasnya.
Andi mengajak masyarakat menyikapi berbagai informasi yang beredar secara bijak serta tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang dinilai dapat mengganggu stabilitas politik dan jalannya pemerintahan.
Catatan Redaksi: Pernyataan mengenai dugaan aksi demonstrasi “dikendalikan dari JAKARTA” merupakan klaim yang disampaikan oleh narasumber, Andi Azwan. Hingga berita ini ditulis, belum terdapat bukti maupun pernyataan resmi dari pihak penyelenggara aksi yang mengonfirmasi klaim tersebut.












